Apabila Anak Ketahuan Merokok Bagian 3

– Lakukan aktivitas positif. Saat seseorang merokok, nikotin akan masuk dan memengaruhi otaknya. Nah, sewaktu berniat akan berhenti dengan mengurangi rokok, kadar nikotin pun berkurang di tubuh mereka. Inilah yang membuat perokok sering kali ketakutan dan merasa cemas. Untuk itu bantu anak dengan memberikan alternatif aktivitas positif. Kegiatan ini akan membuat pikirannya teralihkan. Contoh, masukkan anak ke klub olahraga, ajak ia ikut lomba sehingga fokus perhatiannya hanya pada persiapan lomba, jangan biarkan anak sendirian tanpa melakukan aktivitas apaapa sehingga ia tertarik untuk merokok kembali.

– Hindarkan anak dari pengaruh negatif. Ada anak yang merokok karena pengaruh dari temantemannya. Mantapkan hati anak untuk meninggalkan kebiasaan tidak baik itu. Minta ia untuk tidak takut karena kita ada di belakangnya, juga para guru. Jika tak mungkin melakukannya, jauhi anak dengan para perokok yang menjadi temannya itu.

– Bergabung dengan lembaga antirokok. Lembaga-lembaga ini umumnya bersedia berbagi tip dan trik bagaimana caranya untuk berhenti merokok bagi anak anak. Semakin awal diketahui seorang anak mempunyai kecanduan merokok, semakin mudah cara untuk menghilangkannya.

Fakta Mengenai Rokok

• Dalam satu batang rokok mengandung sekitar 4.000 zat kimia dengan 200 jenis di antaranya bersifat karsinogenik atau dapat menyebabkan kanker.

• Bahan acrolein pada rokok mengandung alkohol dan karbon monoksida yang dapat membuat si perokok kekurangan oksigen.

• Nikotin pada rokok dapat membuat si perokok ketagihan dan menghilangkan rasa lapar.

• Amonia pada rokok dapat membuat seseorang hilang kesadaran.

• Zat kimia dari asap rokok yang menempel di baju si perokok, gorden, dinding, sofa, dan lainnya dapat membahayakan kesehatan anak.

• Menghirup asap rokok orang lain, 3 x lipat lebih berbahaya daripada kalau kita merokok. Hanya 25% zat berbahaya dalam rokok masuk ke tubuh perokok, sementara 75% lepas ke udara yang akan diisap oleh orang yang ada di sekitarnya. Perokok pun mengisap asap melalui filter di pangkal rokok sementara asap yang lepas ke udara tanpa filter. Asap-asap tak hilang begitu saja, zat berbahayanya bisa menempel di baju, sofa, dinding, seprai yang tidak akan hilang dan terus berbahaya bila terisap.

Simak juga portal gaya hidup sehat agar semua anggota keluarga tetap sehat dan memiliki gaya hidup yang sehat dan benar.