Jaman Gini Belum Tau Kampung Warna-warni Jodipan Malang?

Destinasi wisatawan yang di buat oleh kemampuan manusia, yang mampu menarik pelanggan datang berjararan ke tempat antrian parkiran. Kampung yang dulu kumuh kini berhias warna-warni selayaknya pelangi pada sore hari. Destinasi ini sesungguhnya indah jika kalian berdatangan pada waktu siang. Malam pun juga menarik tetapi warna-warninya rumah akan kurang kelihatan.

Kota Malang kini semakin berarti dan penuh makna setelah muncul dengan adanya 2 kampung yang indah dan berhias warna-warni yang terletak sejajar pada dua kampung wisata yaitu Jodipan dan Kesatrian. Rumah-rumah warga yang berada di dua kampung di sebelah timur jembatan Embong Brantas itu dicat dengan aneka ragam warna yang bervariasi (kabarnya ada 17 warna disana) serta mencolok pada tembok dan atap rumah, jalanan, rumah hewan peliharaan, tiang jemuran dan lain-lain. Tempat yang dulunya terlihat kumuh dan kotor, kini menjadi lebih bersih dan sangat elok dipandang oleh karena hal tersebut.

Kampung warna-warni jodipan adalah objek wisata yang baru berada di dalam Kota Malang, yang akan semakin membuat Kota Malang menjadi sebagai tujuan wisata utama, bukan hanya sebagai kota transit atau peristirahatan namun berwisata ke Kota Batu atau Kabupaten Malang adalah sebagian ada orang yang menjadikan tujuan utama dalam travelling. Para wisatawan yang datang ke Kota Malang dapat menyisihkan waktunya untuk mengunjungi objek wisata yang baru-baru ini viral karena kampung ini pernah jadi salah satu tempat untuk dijadikan pilihan lokasi syuting film komedi.

Kampung Warna Warni Jodipan yang terletak tepat di Jalan IR. H. Juanda, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Permukiman warga yang lokasinya berada pada Kelurahan Jodipan – RW 02 – RT 06, 07 dan 09 atau yang lebih dikenal sebagai nama lain yaitu kampung Juanda, merupakan lokasi rumah-rumah yang dicat warna-warni dan aneka ragam tersebut.

Lokasi kampungnya bisa terlihat jelas dari jembatan samping kampung tersebut Embong Brantas (Jalan Gatot Subroto), yang letaknya hanya 500 meter dari Stasiun Kota Malang. Dari Alun-alun Tugu kota Malang serta Alun Alun Kota Malang hanya berjarak sekitar 1 km, dari Terminal Arjosari berjarak sekitar 7,5 Km, dari pertigaan Karanglo-Singosari berjarak sekitar 8 km, dari Bandar Udara Abdul Rachman Saleh berjarak sekitar 12,5 km, dan dari arah pusat kota Kepanjen agak jauh berjarak sekitar 20 km ke arah utara. Jika kalian kesulitan dan ingin praktis langsung saja kunjungi paket wisata malang 4 hari 3 malam.

Di sebelah timur jembatan tersebut, akan terlihat perkampungan penduduk yang indah itu dan berwarna-warni yang terpisah oleh sungai Brantas. Ada 2 kampung yang di sebelah kanan (selatan) sungai itulah kampung warna-warni Jodipan. Sedangkan yang di sebelah kiri (utara) sungai merupakan kampung Tridi (3D)

Kampung Wisata Jodipan (KWJ) saat ini sudah tidak gratis sudah memberlakukan tiket masuk dengan tarif yaitu Rp. 2000/orang. Berdasarkan yang tertulis pada tiket masuknya, uang tiket ini diperlukan untuk kepentingan perawatan kampunya tersendiri, seperti halnya inovasi gambar, kebersihan dan lain-lain. Cukup murah kan tiket masuknya? Apalagi dengan tiket masuk tersebut, pengunjung sudah dapat menikmati setiap spot indah dan menarik yang ada di dalam objek wisata ini tanpa perlu membayar lagi. Dan ada lagi, tiket masuknya berbentuk sticker yang menarik, sehingga dapat dijadikan kenang-kenangan. Juga jangan lupa berkunjung di website kami Nahwatour.

Selain tiket wisata, perlu diperhatikan biaya lainnya yang perlu dikeluarkan, terutama mengenai parkiran untuk kendaraan kita. Tarif parkir di sekitar KWJ seperti tarif parkir pada umumnya, yaitu hanya Rp. 2000/sepeda motor dan Rp. 5000/mobil. Sedangkan untuk bus pariwisata, tarifnya agak besar berkisar antara Rp. 15.000 – Rp. 25.000, tergantung lokasi parkirnya. Jangan lupa jaga kebersihan ya jika berkunjung!!